Minggu, 26 Agustus 2018

Grade Jabatan & Bagan Grade Jabatan


GRADE JABATAN
Pengertian Grade Jabatan
§  Grade Jabatan adalah tingkatan / level penggolongan jabatan yang disusun berdasarkan berat ringannya tugas dan tanggung jawab jabatan-jabatan didalam organisasi di suatu perusahaan.
§  Masing-masing Grade Jabatan terdiri dari jabatan-jabatan yang memiliki berat ringan tugas dan tanggung jawab jabatan yang relatif sama.
§  Grade Jabatan di organisasi ini terdiri dari 10 Grade yang disusun dari Grade 1 (terendah) untuk jabatan Non Staff sampai dengan Grade 10 (tertinggi) untuk jabatan Director.
§  Masing-masing Grade Jabatan memiliki persyaratan pendidikan dan pengalaman kerja tertentu bagi karyawan yang berhak menduduki jabatan-jabatan Grade tersebut.
§  Grade Jabatan merupakan dasar dari promosi, transfer/ mutasi, demosi, penggolongan gaji serta pemberian fasilitas-fasilitas kepada karyawan.

Persyaratan Grade Jabatan
§  Grade 1 (Non Staff) : Jabatan-jabatan pada grade ini menuntut persyaratan minimal : pendidikan SLTA + pengalaman 0 tahun; atau SD/SLTP + pengalaman 2 tahun.
§  Grade 2 (Senior Non Staff) : Jabatan-jabatan pada grade ini menuntut persyaratan minimal : pendidikan SLTA + pengalaman 2 tahun; atau SD/SLTP + pengalaman 4 tahun.
§  Grade 3 (Staff) : Jabatan-jabatan pada grade ini menuntut persyaratan minimal : pendidikan S1Plus + pengalaman 0 tahun; atau D3 Plus + pengalaman 2 tahun; atau SLTA Plus + pengalaman 4 tahun.
§  Grade 4 (Senior Staff) : Jabatan-jabatan pada grade ini menuntut persyaratan minimal : pendidikan S2 Plus + pengalaman 0 tahun; atau S1 Plus + pengalaman 3 tahun; atau D3 Plus + pengalaman 4 tahun; atau SLTA Plus + pengalaman 6 tahun.
§  Grade 5 (Junior Manager) : Jabatan-jabatan pada grade ini menuntut persyaratan minimal : pendidikan S2 Plus + pengalaman 2 tahun; atau S1 Plus + pengalaman 5 tahun; atau D3 Plus + pengalaman 6 tahun; atau SLTA Plus + pengalaman 8 tahun.
§  Grade 6 (Manager) : Jabatan-jabatan pada grade ini menuntut persyaratan minimal : pendidikan S2 + pengalaman 4 tahun; atau S1 + pengalaman 7 tahun; atau D3 + pengalaman 8 tahun.
§  Grade 7 (Senior Manager) : Jabatan-jabatan pada grade ini menuntut persyaratan minimal : pendidikan S2 + pengalaman 6 tahun; atau S1 + pengalaman  9 tahun; atau D3 + pengalaman 10 tahun.

CONTOH BAGAN GRADE JABATAN

§  Grade 8 (General Manager) : Jabatan-jabatan pada grade ini menuntut persyaratan minimal : pendidikan S2 + pengalaman 8 tahun; atau S1+ pengalaman  12 tahun.
§  Grade 9 (General Manager) : Jabatan-jabatan pada grade ini menuntut persyaratan minimal : pendidikan S2 + pengalaman 10 tahun; atau S1 + pengalaman  14 tahun.
§  Grade 10 (Director) : Jabatan-jabatan pada grade ini menuntut persyaratan minimal : pendidikan S2 + pengalaman 12 tahun; atau S1 + pengalaman 14 tahun.

Senin, 13 Agustus 2018

Sejarah Kepramukaan Sedunia

Sejarah Kepramukaan Sedunia


Sejarah mencatat bahwa buku “Scouting for Boys” tersebar luas di Inggris dan negara-negara lain. Buku ini menginspirasi berdirinya organisasi kepramukaan di Inggris dan sekitarnya. Sehingga bermunculanlah kegiatan-kegiatan untuk pemuda dengan menerapkan ide-ide Baden Powell. Semula kepramukaan hanya ditujukan bagi anak laki-laki berusia 11 sampai 18 tahun dengan nama Boys Scout.

Tahun 1912 atas bantuan adik perempuan beliau, Agnes berinisiatif mendirikan organisasi kepramukaan untuk wanita dengan nama Girl Guides. Organisasi ini kemudian diteruskan oleh istri Baden Powell.

Tahun 1916 berdiri kelompok pramuka usia siaga dengan nama Cub (anak serigala) dengan buku The Jungle Book karangan Rudyard Kipling sebagai pedoman kegiatannya. Buku ini bercerita tentang Mowgli si anak rimba yang dipelihara di hutan oleh induk serigala.

Tahun 1918 Baden Powell membentuk "Rover Scout" bagi mereka yang telah berusia 17 tahun. Tahun 1922 beliau menerbitkan buku Rovering To Success (Mengembara Menuju Bahagia). Buku ini menggambarkan seorang pemuda yang harus mengayuh sampannya menuju ke pantai bahagia.

Tahun 1920 diselenggarakan Jambore Dunia yang pertama di Olympia Hall, London. Beliau mengundang pramuka dari 27 Negara dan pada saat itu Baden Powell diangkat sebagai Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout of The World).  Daftar pelaksanaan Jambore Dunia dapat dilihat di artikel lain di blog ini.

Tahun 1914 beliau menulis petunjuk untuk kursus Pembina Pramuka dan baru dapat terlaksana tahun 1919. Dari sahabatnya yang bernama W.F. de Bois Maclarren, beliau mendapat sebidang tanah di Chingford yang kemudian digunakan sebagai tempat pendidikan Pembina Pramuka dengan nama Gilwell Park.

Patung Baden Powell di Gilwell Park


Tahun 1920 dibentuk WOSM atau World Organization of the Scout Movement (Organisasi Gerakan Pramuka Sedunia). Sekretariat (kantor pusat WOSM) disebut World Scout Bureau (Biro Pramuka Dunia). Biro Pramuka Dunia pertama kali berlokasi di London, Inggris. Pada tahun 1958 dipindah ke Ottawa Kanada dan tahun 1968 dipindahkan lagi ke Geneva, Swiss.

World Scout Bureau dipimpin oleh seorang Sekretaris Jenderal Biro Pramuka Dunia. Saat ini Sekretaris jenderal WOSM dijabat oleh Scott Teare. 

Biro Kepramukaan sedunia mempunyai 5 kantor kawasan yaitu Kawasan Afrika, berkantor di Nairobi, Kenya; Kawasan Arab, berkantor di Kairo, Mesir; Kawasan Asia Pasifik, berkantor di Manila, Filipina; Kawan Eurasia, berkantor Kiev, Ukraina; Kawasan Eropa, berkantor di Jenewa Swiss; dan Kawasan Inter-Amerika, berkantor di Panama City, Panama.

Indonesia bergabung menjadi anggota WOSM sejak tahun 1953. Selain WOSM, di dunia juga terdapat beberapa organisasi kepramukaan lainnya seperti WAGGGS (World Association of Girl Guides and Girl Scouts atau Asosiasi Kepanduan Putri Sedunia).

Minggu, 12 Agustus 2018

DASA DARMA, TRI SATYA, DWI DARMA, DWI SATYA PRAMUKA

Image result for teks dasa darma pramuka dan tri satya
Diperingati setiap 14 AGUSTUS

DASA DARMA PRAMUKA

Pramuka itu :

1.   Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2.   Cinta Alam dan kasih sayang sesama manusia
3.   Patriot yang sopan dan ksatria
4.   Patuh dan suka bermusyawarah
5.   Rela menolong dan tabah
6.   Rajin, terampil dan gembira
7.   Hemat, cermat dan bersahaja
8.   Disiplin, berani dan setia
9.   Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
10.    Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan

TRI SATYA PRAMUKA

Demi Kehormatanku Aku berjanji akan bersungguh-sungguh :

1. Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara kesatuan Republik Indonesia, dan mengamalkan Pancasila.
2.   Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat.
3.   Menepati Dasa Darma.

DWI DARMA PRAMUKA

1.  Siaga berbakti kepada ayah bunda.
2.  Siaga berani dan tidak putus asa.

DWI SATYA PRAMUKA

1. Aku berjanji akan bersungguh-sungguh menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan mengikuti tata krama keluarga.
2.   Setiap hari berbuat kebaikan.

CARA MEMBUAT PEMPEK PALEMBANG

CARA MEMBUAT PEMPEK PALEMBANG

Related image
Bahan:
  • 250 gram ikan tenggiri/kakap/gabus, giling
  • 250 gram tepung sagu
  • 2 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh gula pasir
  • Mentimun secukupnya, potong dadu
  • Mi kuning secukupnya, seduh
Biang:
  • 200 ml air kaldu ayam/ikan
  • 4 sendok makan tepung terigu
  • 3 siung bawang putih, haluskan
  • 1 batang bawang perai, iris halus
Cuko:
  • 250 gram gula merah
  • 100 gram ebi kering
  • 5 buah cabai rawit
  • 4 siung bawang putih, haluskan
  • 4 sendok makan cuka putih
  • 1 liter air
Cara membuat:
  1. Rebus bahan-bahan biang. Aduk sampai kental dan terasa berat. Setelah itu angkat dari kompor dan sisihkan.
  2. Campur biang dengan ikan, garam, dan gula pasir. Setelah itu masukkan tepung sagu sedikit demi sedikit. Aduk sampai adonan bisa dipulung.
  3. Bentuk pempek sesuai selera, bisa juga diisi dengan telur. Setelah itu rebus sampai mengambang.
  4. Rebus semua bahan cuko sampai mendidih, kemudian sisihkan.
  5. Goreng pempek sampai berwarna kuning keemasan, kemudian potong-potong. Sajikan bersama mentimun, mi kuning, dan cuko.

JABATAN STRUKTURAL & JABATAN FUNGSIONAL


1.   Jabatan Struktural, yaitu jabatan yang secara tegas ada dalam struktur organisasi. Kedudukan jabatan struktural bertingkat-tingkat dari tingkat yang terendah (eselon IV/b) hingga yang tertinggi (eselon I/a).

·         Contoh jabatan struktural di PNS Pusat adalah: Sekretaris Jenderal, Direktur Jenderal, Kepala Biro, dan Staf Ahli.
·         Contoh jabatan struktural di PNS Daerah adalah: sekretaris daerah, kepala dinas/badan/kantor, kepala bagian, kepala bidang, kepala seksi, camat, sekretaris camat, lurah, dan sekretaris lurah.

Pengangkatan dalam Jabatan Struktural                          
Jabatan struktural hanya dapat diduduki oleh mereka yang berstatus sebagai PNS. Calon Pegawai Negeri Sipil tidak dapat diangkat dalam jabatan struktural. Anggota Tentara Nasional Indonesia dan Anggota Kepolisian Negara hanya dapat diangkat dalam jabatan struktural apabila telah beralih status menjadi PNS, kecuali ditentukan lain dalam peraturan perundangan. Eselon dan jenjang pangkat jabatan struktural sesuai PP no. 13 Tahun 2002. Perubahan atas PP no.100 tahun 2000 tentang Pengangkatan PNS dalam Jabatan Struktural.
2.   Jabatan Fungsional adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak seorang Pegawai Negeri Sipil dalam suatu satuan organisasi yang dalam pelaksanaan tugasnya didasarkan pada keahlian/dan atau keterampilan tertentu serta bersifat mandiri.

·         Contoh : auditor (Jabatan Fungsional Auditor atau JFA), guru, dosen, dokter, perawat, bidan, apoteker, peneliti, perencana, pranata komputer, statistisi, pranata laboratorium pendidikan, dan penguji kendaraan bermotor.

Jabatan fungsional adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak seorang Pegawai Negeri Sipil dalam suatu satuan organisasi yang dalam pelaksanaan tugasnya didasarkan pada keahlian/dan atau keterampilan tertentu serta bersifat mandiri.
Jabatan fungsional pada hakekatnya adalah jabatan teknis yang tidak tercantum dalam struktur organisasi, namun sangat diperlukan dalam tugas-tugas pokok dalam organisasi Pemerintah. Jabatan fungsional Pegawai Negeri Sipil terdiri atas jabatan fungsional keahlian dan jabatan fungsional keterampilan. Produk hukum yang mengatur pengangkatan dalam Jabatan Fungsional adalah PP no. 
40 Tahun 2010: Perubahan Atas Peraturan Pemerintah No.16 Tahun 1994 Tentang Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil, PP No. 16 Tahun 1994 dan Keppres No. 87 tahun 1999.
Keppres No. 87 Tahun 1999

3.   Peraturan Pensiun PNS Struktural
Usia 55 Tahun : Keppres No. 63 Tahun 1986
Usia 58 Tahun : PP No. 11 Tahun 2017 Pasal 240

4.   Peraturan Pensiun PNS Fungsional
Madya (Guru)                    : UU No. 14 Tahun 2005 (60 Tahun)
Ahli Madya (Dosen)           : UU No. 14 Tahun 2005 (65 Tahun)


KHALAYAK HUMAS


Memahami Khalayak Humas

A. Pengertian Khalayak Humas

1. Menurut KBBI
Khalayak adalah segala ciptaan tuhan / masyarakat / umum / manusia / kelompok tertentu / yang menjadi sasaran komunikasi.

2. Menurut Fank Jefkins
Dalam 'Public Relations' menyatakan khalayak (public) adalah kelompok atau orang-orang yang berkomunikasi dengan suatu organisasi, baik secara internal maupun eksternal.

B. Macam - Macam Khalayak Humas

1. Publik Internal
Publik Internal suatu perusahaan adalah khalayak atau publik yang menjadi bagian dari kegiatan usaha pada suatu organisasi atau instansi itu sendiri.

a. Publik Pegawai (Employee Public)
b. Publik Manajer (Manager Public)
c. Publik Pemegang Saham (Stockholder Public)
d. Publik Buruh (Labour Public)

2. Publik Eksternal
Publik Eksternal suatu perusahaan adalah public yang berada diluar organisasi/instansi/perusahaan yang harus diberikan penerangan atau / informasi untuk dapat membina hubungan baik.

a. Publik Pers (Press Public)
b. Publik Pemerintahan (Government Public)
c. Publik Masyarakat Sekitar (Comunity Public)
d. Publik Rekanan / Pemasok (Supplier Public)
e. Publik Pelanggan (Costumer Public)
f. Publik Konsumen (Consumer Public)
g. Publik Bidang Pendidikan (Educational Public)
h. Publik Umum (General Umum)

JENIS WAWANCARA

JENIS WAWANCARA Dumasar kana carana, kagiatan wawancara dibedakeun jadi 3 rupa, nya eta: Wawancara Mandiri Wawancara ind...